Di Detik-detik Akhir Tax Amnesty Ada yang Bayar Tebusan Rp 1 Triliun

Menebak Siapa yang Bayar Tebusan Rp 1 Triliun di Detik-detik Akhir Tax Amnesty

Akhir Tax Amnesty – Pemerintah menyebutkan ada konglomerat yang membayar tebusan sampai Rp 1 triliun di detik-detik paling akhir proses program pengampunan pajak atau tax amnesty.

Direktur Jenderal Pajak Ken Dwijugiaseteadi mengungkap konglomerat itu menyerahkan tiga Surat Pernyataan Harta (SPH) segera dengan nilai duit tebusan meraih Rp 1 triliun.

” Itu baru Jakarta ya. Belum tahu yang di daerah. Di daerah kan masihlah ada beberapa orang harus pajak besar, ” kata Ken Jumat (31/3/2017).

Lalu, berapakah nilai harta yang disibakkan serta ditebus oleh konglomerat itu?

Dirjen Pajak tak menerangkan dengan cara detil apakah konglomerat itu membawa masuk hartanya (repatriasi) atau mungkin tetaplah diluar negeri.

Bagaimanapun, ada ketidaksamaan hitungan besaran tebusan pada mereka yang membawa masuk hartanya ke Indonesia serta yang tetaplah menaruh harta yang dideklarasikan itu ke luar negeri.

Dalam ketentuan tax amnesty dijelaskan kalau besaran tebusan yang perlu dibayar oleh harus pajak di periode ketiga program ini yaitu 5 % dari harta yang dilaporkan bila harta itu dibawa ke Indonesia. Bila harta itu tetaplah ada diluar negeri, besaran tebusan yang perlu dibayar sebesar 10 %.

Dengan merujuk pada ketetapan itu, bila konglomerat itu membawa masuk hartanya ke Indonesia, jadi harta yang dideklarasikan orang superkaya itu meraih Rp 20 triliun.

Disamping itu, bila konglomerat itu tak membawa masuk ke Indonesia, jadi harta yang ditebus itu sebesar Rp 10 triliun.

Siapakah Konglomerat itu?

Ditjen Pajak juga tak menerangkann dengan cara detil tentang siapa serta berapakah keseluruhan harta kekayaan dari konglomerat itu.

Tetapi merujuk pada laporan Forbes paling akhir tentang jejeran orang kaya di Indonesia, konglomerat yang mempunyai harta di kisaran Rp 10 triliun sampai Rp 20 triliun itu yaitu mereka yang ada di peringkat 11 sampai 38.

Konglomerat itu yaitu beberapa entrepreneur di beberapa bidang industri, dari mulai ritel, perkebunan, batu bara, beberapa barang konsumer, property, sampai media.

Sampai kini, beberapa bidang itu banyak memperoleh keuntungan dari pola perekonomian Indonesia yang masihlah memercayakan mengkonsumsi serta ekspor komoditas.

Tingginya mengkonsumsi bikin saham perusahaan-perusahaan consumer goods selalu menguat. Hingga beberapa pemegang saham, baik perseorangan, institusi ataupun yang memiliki perusahaan, nikmati tren ini.

Disamping itu, bidang komoditas juga masihlah begitu menjanjikan, walau tren harga saham untuk bidang ini belum sangat tampak penting kenaikannya.

Ya, memanglah tak di ketahui dengan cara tentu tentang siapa konglomerat yang membayar tebusan sampai sebesar Rp 1 triliun diakhir program tax amnesty.

Tetapi dari daftar Forbes itu sekurang-kurangnya dapat diraba kalau entrepreneur yang berkaitan dengan industri konsumer serta komoditas yang berpeluang mempunyai harta sedemikian besar itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *