Harapan Komisi Yudisial Pada Calon Hakim Agung

Harapan Komisi Yudisial Pada Calon Hakim Agung

Harapan Komisi Yudisial Pada Calon Hakim Agung – Komisi Yudisial (KY) mengharapkan orang-orang turut bertindak dalam sistem seleksi calon hakim agung.

Partisipasi orang-orang dinilai utama untuk melahirkan hakim agung yang berintegritas.

Seleksi Calon Hakim Agung dengan Serius

Harapan Komisi Yudisial Pada Calon Hakim Agung
Harapan Komisi Yudisial Pada Calon Hakim Agung

Partisipasi Masyarakat dalam Seleksi Hakim

” KY menginginkan partisipasi orang-orang supaya memberi info atau pendapat dengan cara tercatat mengenai integritas, kemampuan, tingkah laku, serta karakter calon hakim agung yang dinyatakan penuhi kriteria administrasi, ” tutur Juru Bicara KY Farid Wajdi pada Kompas. com, Minggu (16/4/2017).

Info atau pendapat tercatat dari orang-orang diinginkan telah di terima Tim Seleksi Calon Hakim Agung, paling lambat pada 5 Juni 2017 jam 16. 00 WIB.

Orang-orang yang menginginkan berperan serta bisa mencantumkan jati diri dengan terang serta kirim pendapat ke alamat e-mail [email protected] go. id.

Diluar itu, pesan tercatat juga dapat diantar ke alamat Komisi Yudisial Republik Indonesia (Tim Seleksi Calon Hakim Agung) di Jalan Kramat Raya No 57, Telp : (021) 3905876-77/31903661 Fax : (021) 31903661, Jakarta Pusat (10450).

Sekarang ini, sejumlah 82 calon hakim agung dinyatakan lolos dalam seleksi administrasi.

Beberapa nama peserta yang lolos diputuskan berdasar pada Rapat Pleno Komisi Yudisial atas 88 peserta yang mendaftar seleksi.

Pengumuman hasil seleksi administrasi bisa diliat di situs KY, yakni www. komisiyudisial. go. id.

Calon hakim agung yang penuhi kriteria administrasi memiliki hak ikuti bagian setelah itu, yakni Step II (seleksi kwalitas) yang bakal dikerjakan pada 26- 27 April 2017 di Tubuh Riset serta Pengembangan serta Pendidikan serta Kursus Hukum serta Peradilan Mahkamah Agung, Mega Mendung, Bogor.

Menurut Farid, materi yang diujikan pada seleksi kwalitas mencakup, menulis makalah ditempat, studi masalah hukum, studi masalah kode etik serta dasar tingkah laku hakim, serta tes objektif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *